17 Oktober 2025 – 25 Januari 2026
*Menulis dengan Satu Jari*
Pameran Tunggal Wagiono Sunarto
Peresmian oleh: *Hermawan Tanzil*
Private viewing: 14.00, 17 Oktober 2025
Pembukaan: 17 Oktober 2025, pukul. 16.00 WIB.
Selasar Sunaryo Art Space
Jl. Bukit Pakar Timur No. 100
Bandung, Jawa Barat 40198
Indonesia
(+62) 22 250 7939
selasarsunaryo@gmail.com
Karya-karya Wagiono menyingkap dialektika antara eksplorasi formalis dan komentar sosial-politik yang tajam. Melalui gambar dan arsip, ia mewariskan sikap kritis dan waspada, nsebagaimana tercermin dalam catatannya “Menulis dengan Satu Jari.”
Bagi Wagiono Sunarto, gambar adalah cara berbicara—tentang kekuasaan, rakyat, dan cara kita melihat dunia. Dalam karya-karyanya, Wagiono menampilkan kepekaan terhadap situasi sosial-politik pada masa Orde Baru, menghadirkan simbol dan gestur visual yang kritis namun subtil, termasuk ilustrasinya untuk sampul majalah tempo pada akhir tahun 1970-an.
“Sikap kritis sangat berbahaya… kalau bisa, mengetiklah dengan satu jari saja, supaya lebih hati-hati berpikirnya.”
—Wagiono Sunarto
Pameran Menulis dengan Satu Jari akan dibuka pada 17 Oktober 2025, di Ruang B, Selasar Sunaryo Art Space. Sebuah arsip tentang gambar, sikap, dan kehati-hatian dalam menyuarakan kebenaran.
For Wagiono Sunarto, drawing is a way of speaking—about power, people, and how we perceive the world. His works reveal a sensitivity to the social and political atmosphere of the New Order era, presenting visual symbols and gestures that are both critical and subtle — including his illustrations for Tempo magazine covers in the late 1970s.
“A critical attitude can be dangerous… if possible, type with one finger—so you think more carefully.”
— Wagiono Sunarto
The exhibition Menulis dengan Satu Jari opens on 17 October 2025, at Room B, Selasar Sunaryo Art Space — an archive of images, gestures, and caution in speaking the truth.

18–21 Oktober 2025
Pasar Seni ITB 2025
Aula Barat & Aula Timur ITB
Saat ini ITB sedang menyiapkan Adicitra Ganesha, pameran dan lelang seni yang menghadirkan karya maestro, seniman alumni, dan desainer lintas generasi sebagai bentuk bakti alumni untuk mendukung Dana Abadi ITB. Lebih dari 50 karya desainer, jenama, dan maestro nasional hadir di Adicitra Ganesha, menjembatani desain, budaya, dan pendidikan dalam satu ruang dialog. Pameran ini menampilkan nama-nama besar seni Indonesia seperti Ahmad Sadali, AD Pirous, G. Sidharta, Mochtar Apin, Haryadi Suadi, dan Susilo Bambang Yudhoyono, serta menghadirkan karya desainer dan jenama terkemuka seperti Legam Jewellery, Singgih S. Kartono, Pala Nusantara, dan Marintan Sirait.
Mohon kesediaannya untuk turut berpartisipasi dan menyebarkan informasi ini ke komunitas masing-masing. Sebagai bentuk apresiasi, kami juga menyediakan tiket diskon 50% bagi komunitas alumni (pilih kategori Special Early Bird Alumni)
Tiket tersedia di Livin’ Sukha by Mandiri atau di GoersApp (klik bit.ly/TiketAdicitra25)
Kamis, 16 Oktober 2025, Pukul. 16.00 – Selesai
Menyore Bersama Arkiv & Ragga
Bandung Design Biennale ’25, Laswi Heritage Bandung.
Acara ini merupakan kelanjutan dari proyek interaktif Widya Segara. Kami ingin mengajak Anda berdiskusi santai sambil menikmati cuanki, membahas masa depan instalasi raksasa ‘Ragga’, dan menikmati 6 lukisan baru Arkiv Vilmansa yang belum pernah dipamerkan sebelumnya.
Mari berbagi ide dan ramaikan obrolan. Siapa tahu, dari bincang santai ini lahir kolaborasi yang bermanfaat!